Selamat datang di Gallery Buku kami, sebuah koleksi pilihan karya terbaik yang dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan pembaca yang mencari kualitas, inovasi, dan inspirasi. Setiap Buku dalam Gallery ini dipilih dengan cermat dan disusun secara sistematis agar memudahkan Anda dalam menemukan karya favorit maupun investasi literatur yang berharga.


The Secret Treatment Of Visceral Manipulation On Musculoskeletal Disorders
Buku Monograf
Monograf ini ditujukan kepada para Praktisi, Akademisi, dan Mahasiswa Fisioterapi, menyajikan sintesis komprehensif berbasis bukti (evidence-based) mengenai hubungan kompleks antara sistem visceral (organ internal) dan sistem somatic (musculoskeletal), serta memvalidasi peran Visceral Manual Therapy (VM) sebagai modalitas ajuvan (pendamping) yang efektif untuk mengelola nyeri musculoskeletal kronis (Chronic Musculoskeletal Disorders/MSDs).
Buku Monograf ini didasarkan pada filosofi Fisioterapi bahwa tubuh adalah kesatuan yang terintegrasi (body unity), di mana struktur dan fungsi saling memengaruhi. Gangguan pada satu sistem, baik mekanis maupun neurologis, dapat memproyeksikan disfungsi ke seluruh tubuh.
Disfungsi organ terjadi akibat hilangnya Mobility (gerakan pasif organ yang didorong oleh pernapasan dan gerakan tubuh) dan/atau Motility (gerakan intrinsik organ yang merupakan ekspresi vitalitasnya), yang kemudian menciptakan restrictive fascial.
Hubungan nyeri MSDs kronis dengan organ dijelaskan melalui Viscero-somatic Reflex, di mana impuls aferen dari organ dan struktur somatic konvergen pada neuron yang sama di dorsal horn medula spinalis. Stimulasi nociceptive visceral dapat menyebabkan Central Sensitization, menurunkan ambang batas nyeri, dan memicu Referred Pain Patterns pada segmen tulang belakang yang berasosiasi.
Buku ini menyajikan temuan kunci dari sintesis tinjauan scoping review dan Randomized Controlled Trials (RCT) terkait efektivitas VM/OVM, yang terbagi dalam lima bagian sistematis:
1. Efektivitas Klinis: VM terbukti sebagai terapi ajuvan yang menjanjikan dalam mengurangi nyeri kronis, khususnya bila dikombinasikan dengan terapi fisik konvensional (PT). RCT menunjukkan manfaat signifikan dalam peningkatan lumbar mobility dan specific functionality pada pasien Chronic Low Back Pain (LBP) dengan disfungsi visceral.
2. Aplikasi Spesifik Regional:
◦ LBP: Terapi menargetkan Root of Mesentery dan keterkaitan Ginjal (Renal Fascia) dengan otot Psoas Major. Manipulasi Sigmoid Colon dapat menghasilkan hypoalgesia lokal pada otot paraspinal L1.
◦ Nyeri Cervical & Shoulder: Terdapat hubungan antara gangguan organ sub-diafragma (Liver/Lambung) dengan nyeri Neck dan Shoulder, dimediasi oleh Phrenic Nerve (C3–C5). Manipulasi Liver terbukti meningkatkan Range of Motion (ROM) Shoulder dan mengurangi nyeri pada Adhesive Capsulitis.
◦ Postur: VM pada Pleural Dome dan Pericardial Ligaments menunjukkan potensi dalam mengurangi Forward Head Posture dan nyeri cervical.
3. Kesenjangan Pengetahuan (Research Gaps): Meskipun hasilnya positif, literatur terbatas oleh ukuran sampel kecil, heterogenitas protokol, dan kurangnya blinding terapis. Riset ke depan harus berfokus pada large-scale RCTs dengan protokol yang terstandarisasi serta verifikasi objektif (ultrasound) terhadap visceral mobility.
Bagian praktis monograf ini menekankan pentingnya clinical reasoning dan prosedur yang aman:
1. Assessment Diagnostik: Digunakan Algoritma Pemeriksaan Terintegrasi untuk membedakan disfungsi somatic vs. visceral. Teknik palpasi Fisioterapi seperti General Listening dan Local Listening (Barral) digunakan untuk mengidentifikasi arah tarikan fascial primer. Manual Thermal Diagnosis (MTD) dapat digunakan untuk mendeteksi variasi suhu yang memproyeksikan patologi internal.
2. Red Flags dan Keamanan Mutlak: Praktisi harus mengidentifikasi tanda bahaya medis (Red Flags) yang menuntut rujukan segera, termasuk kasus Acute Abdomen, Aneurisma Aorta Abdominal (AAA), infeksi akut, atau keganasan. Kehamilan dan keberadaan IUD adalah kontraindikasi mutlak untuk manipulasi langsung.
3. Dosis dan Reaksi Terapi (Treatment Reaction): Dosis VM harus diindividualisasi; dalam studi, durasi sesi sering kali singkat (5–15 menit) namun efektif, dengan total 5–15 sesi. Efek samping serius jarang dilaporkan, namun penting untuk membedakan Treatment Reaction ringan (nyeri tumpul sementara) dari reaksi vegetatif akut (mual, pusing, takikardia) yang memerlukan penghentian terapi.
Intinya, VM memberikan dasar yang kuat untuk mengadopsi Model Bio-Psiko-Sosial (BPS) dalam Fisioterapi, mengakui bahwa gangguan somatic seringkali diperburuk oleh komponen emosional dan visceral. Dengan mengatasi Research Gaps melalui penelitian yang lebih kuat dan mengintegrasikan VM ke dalam kurikulum pendidikan, Fisioterapis dapat memposisikan diri sebagai ahli dalam penanganan nyeri kronis yang kompleks secara holistik.
Harga Rp. 00,-
Order Now

The Power Healing Of Electro Physical Agents (EPA): An Evidence-based Approach
Buku Monograf
Author: Dr. Andy Young, PhD.PT
Published On: 17 January 2025
ISBN: On-process
Pages: 197
Book Dimension: 18 x 25 cm
Publisher: Physio Solution
Descriptions:
“The Power Healing of Electro Physical Agents (EPA)” membuka pintu gerbang menuju dunia Fisioterapi yang mutakhir, mengeksplorasi potensi penyembuhan luar biasa dari Electro Physical Agents (EPA). Buku ini mengkaji secara mendalam mengenai biofisika, mekanisme kerja, efek fisiologis dan terapeutik, indikasi dan kontraindikasi, serta prosedur aplikasi berbagai modalitas, termasuk Short Wave Diathermy, Ultrasound Therapy, Low-Level Laser Therapy, Cryotherapy, dan modalitas EPA lainnya, menjelaskan bagaimana sumber fisis ini berinteraksi dengan jaringan tubuh untuk memicu proses penyembuhan alami.
Lebih dari sekadar panduan praktis, buku ini menekankan pentingnya pendekatan berbasis bukti dalam praktek Fisioterapi. Buku ini membekali para Fisioterapis dengan pengetahuan untuk mendisain protokol intervensi yang efektif dan personal, mengoptimalkan hasil treatment untuk berbagai kondisi musculoskeletal dan neuromuscular. Buku ini dirancang untuk penggunaan di kalangan akademisi, praktisi Fisioterapi dan mahasiswa, dengan bahasa yang mudah dipahami.
Jadi, bersiaplah untuk menyelami secara mendalam perkembangan terbaru dari teknologi EPA mencakup; Histori, Definisi, Prinsip Biofisika, Mekanisme Kerja, Efek Fisiologi dan Terapeutik, Indikasi dan Kontraindikasi, dan Prosedur Aplikasinya. Temukan kekuatan transformatif modalitas EPA dan tingkatkan praktik Anda ke level yang lebih tinggi.
Temukan Perkembangan Terbaru “Electro Physical Agents (EPA), Terkait :
Bab 1: Lebih Dekat dengan Electro Physical Agents.
Bab 2: Infrared Radiation Therapy
Bab 3: Cryotherapy
Bab 4: Shortwave Diathermy
Bab 5: Microwave Diathermy
Bab 6: Low-level Laser Therapy
Bab 7: Transcuteneous Electrical Nerve Stimulation
Bab 8: Interferential Therapy
Bab 9: Iontophoresis Therapy
Bab 10: Ultrasound Therapy
Bab 11: Extracorporeal Shockwave Therapy
Bab 12: Lymphastim Therapy
Bab 13: Mechanical Spinal Traction
Harga Rp. 00,-
Order Now
